Tips Naik Pesawat Tanpa Bagasi

Maskapai berbiaya murah biasanya memungut biaya bagasi yang jumlahnya cukup besar. Sebagai informasi, umumnya berat maksimal barang yang boleh dibawa ke dalam kabin pesawat adalah 7 kilogram (lihat syarat dan kondisi tiket). Apabila ongkos bagasi bisa dipangkas, sudah pasti bisa menghemat banyak uang. Selain lebih irit, hanya membawa hand-carry luggage juga memperkecil resiko kehilangan. Barang bawaan selalu terbawa dan lebih mudah mengawasinya sehingga terbang tanpa bagasi benar-benar praktis dan tidak repot. Cukup meraih tas dan mengambil barang yang dibutuhkan serta tidak memerlukan antrian saat pengambilan bagasi.

Naik Pesawat Tanpa Bagasi

Naik Pesawat Tanpa Bagasi,Barang Bawaan di Kabin Pesawat

Tidak hanya backpacker berpengalaman yang bisa melenggang kemana-mana hanya dengan ransel kecil. Semua orang pada dasarnya bisa mengaplikasikan prinsip-prinsip berkemas ringkas. Selain menghemat uang, resiko kehilangan barang lebih kecil dan acara jalan-jalan Anda menjadi lebih mudah dan seru. Berikut tips supaya barang bawaan menjadi ringan sehingga bisa dibawa ke dalam kabin pesawat.

1. Tas Ringan Berukuran Sedang
Hindari membawa koper beroda karena bawaan ini belum diisi saja sudah cukup berat. Supaya lebih ringan, cukup membawa ransel atau tas jinjing yang berukuran sedang. Jangan memilih ransel atau tas berukuran besar karena akan menggoda untuk memasukkan barang-barang yang tak diperlukan. Saat menyadari masih ada ruang kosong di dalam tas, kita cenderung merasa sayang untuk tidak mengisinya. Jika hal ini dituruti, barang bawaan bisa menjadi sangat berat.

2. Utamakan Kegunaan dan Multifungsi
Pernak-pernik yang bersifat aksesoris seperti rompi, selendang, topi yang fungsinya hanya untuk bergaya, serta hiasan tak penting lainnya harus disingkarkan dari daftar barang bawaan. Bawalah barang-barang yang berfungsi serbaguna seperti sarung yang bisa dijadikan rok, alas untuk berjemur di pantai, atau bahkan bisa digunakan sebagai handuk. Contoh benda serbaguna lainnya adalah bandana. Secarik kain kecil ini bisa berfungsi sebagai saputangan, ikat rambut dan bisa dijadikan scarf.

3. Tinggalkan Barang Yang Mudah Diperoleh
Cara lainnya untuk memangkas jumlah barang bawaan adalah dengan meninggalkan barang-barang yang mudah didapatkan di lokasi tujuan. Misalnya makanan, handuk, sandal jepit, serta produk perawatan tubuh yang mudah dibeli. Meskipun ukurannya relatif kecil, namun saat jumlahnya banyak bisa membuat tas bertambah berat. Selain itu, benda-benda tajam seperti gunting dan pisau tak diizinkan dibawa ke kabin.

4. Manfaatkan Saku Pakaian
Satu-satunya objek yang tidak ikut ditimbang adalah tubuh penumpang. Tapi ada perkeculiannya saat naik pesawat kecil yang melayani rute perintis. Penerbangan komersial tidak akan mempermasalahkan apakah tubuh sangat gendut sehingga bisa menambah beban pesawat. Karena tubuh tidak ikut ditimbang, maksimalkan barang-barang yang bisa menempel di badan sehingga tak ikut pula ditimbang. Manfaatkan celana kargo yang memiliki banyak saku lebar. Saku pakaian bisa diisi dengan buku, kamera dan barang-barang lainnya yang memungkinkan dimasukkan dalam saku. Bahkan komputer tablet berukuruan 7 inci masih muat dimasukkan dalam saku celana kargo. Jangan lupa pula, pakaian tebal dan berat seperti jaket dan sweater harus dipakai supaya tidak ikut ditimbang.

5. Pisahkan benda cair
Saat check-in di bandara, petugas sering menanyakan apakah kita membawa benda cair dalam tas yang akan dibawa ke kabin pesawat. Sebenarnya tak masalah membawa benda cair asal ukuran per botolnya kurang dari 100 ml (total cairan yang dibawa maksimal 1 liter). Jika ingin membawanya dalam kabin, kumpulkan benda-benda tersebut dalam kantong plastik transparan yang mudah dibuka. Jangan lupa keluarkan barang-barang cair dari tas saat melewati pemeriksaan sinar X supaya lebih mudah diperiksa petugas. Barang-barang yang dikategorikan benda cair ini antara lain pasta gigi, pembersih lensa kontak, sampo, sabun cair dan parfum.

6. Manfaatkan Jasa Laundry
Traveling dalam waktu yang lama bukan berarti harus membawa banyak baju. Traveling ke negara Asia banyak layanan pencucian baju dengan tarif murah atau bisa juga mencuci pakaian sendiri. Baju kotor bisa dicuci di wastafel dan dikeringkan di kamar mandi atau tempat-tempat lainnya yang memungkinkan.

7. Menimbang Barang Bawaan
Setelah barang bawaan dikemas, jangan lupa ditimbang dulu untuk memastikan beratnya. Jangan hanya memperkirakan karena bisa salah taksir. Maskapai berbiaya murah menerapkan aturan yang sangat ketat soal berat barang bawaan. Meskipun kelebihannya hanya 500 gram akan tetap diharuskan membayar biaya bagasi. Jika tidak memiliki timbangan, tas tersebut bisa dibawa ke minimarket untuk meminta bantuan pegawainya untuk menimbang tas dan biasanya tak ada pegawai minimarket yang keberatan.

Incoming search terms:

jaket saat cek in bandara, ukuran koper yang bisa masuk kabin pesawat, apakah koper bisa dimasukan dalam pesawat ?, ukuran koper kabin pesawat, www mediajasawisata com tips-naik-pesawat-tanpa-bagasi, ukuran koper untuk kabin pesawat, barang yang bisa dibawa ke kabin pesawat, koper kecil bisa masuk kabin pesawat, koper ukuran kabin, ukuran koper masuk kabin, ukuran tas masuk kabin pesawat, benda yang tidak boleh dibawa saat naik pesawat, barang bawaan naik pesawat, batas timbangan barang di pesawat menuju ke lombok, Barang barang yang boleh di bawa naik pesawat, yang tidak boleh dibawa di pesawat, ukuran koper yang bisa masuk cabin pesawat, barang yang boleh dibawa di pesawat, kabin pesawat air asia, barang yang tidak boleh dibawa di kabin pesawat,